Postingan

Menampilkan postingan dengan label Muamalah Madaniyah

Awas! Ini Kode-Kode Zat Babi Dalam Makanan Kemasan

Gambar
AWAS! Produk Mengandung Babi, Inilah Kodenya Di Era milenia ini, dunia dibanjiri oleh produk-produk kemasan.  Setiap produk yang dijual memiliki komposisi bahan berbeda-beda. Guna melindungi konsumen, pemerintah mewajibkan setiap produsen  untuk mencantumkan secara detail kandungan bahan yang terdapat dalam produk makanan kemasan. Namun sayangnya, detail kandungan bahan yang dicantumkan pada kemasan hanya berupa kode-kode dan nama-nama yang sulit dipahami oleh orang awam. Sebagai konsumen muslim tentu kita harus waspada terhadap kehalalan keharaman dari produk yang hendak kita beli.  Apalagi banyak bahan-bahan dan produk-produk yang berasal dari Eropa  ternyata dibuat dari lemak babi. Bagi mereka yang bukan muslim tentu tidak peduli akan hal ini. Lemak babi sudah menjadi bahan biasa bagi mereka karena bisa didapat dengan mudah dan murah. Oleh sebab itu kita harus waspada dan teliti sebelum membeli produk. Kenapa banyak bahan makanan berasal dari Babi? Babi lebih mura...

Belajar Islam: Apa Saja Ilmu Yang Perlu dipelajari?

Gambar
Setiap muslim dituntut untuk mengamalkan ajaran-ajaran dinul Islam secara menyeluruh. Untuk dapat mengamalkan setiap ajarannya harus berlandaskan ilmu. Pada dasarnya sumber utama ajaran agama Islam adalah Al-Quran dan Al-Hadits . Al-Quran sebagai sumber paling utama telah menjadi bahan kajian dalam ruang lingkup Ilmu-Ilmu Al-Quran (Ulumul Quran). Sedangkan sumber ajaran yang kedua, Al-Hadits, dikaji dalam ruang lingkup Ilmu-Ilmu Hadits (Ulumul Hadits). Sementara untuk mempelajari masalah keimanan (kepercayaan) umat Islam mempelajari dalam wilayah Ilmu Tauhid / Akidah Islam. Kemudian untuk mempelajari tentang perilaku yang terpuji dan tercela umat Islam mempelajarinya melalui kitab-kitab Akhlak (ilmu Akhlak).  Dalam bidang hukum Islam, umat Islam mempelajari dan memahaminya melalui ilmu Fikih. Sedangkan untuk mengkaji masalah-masalah yang terdapat dalam ilmu Fikih digunakan Ushul Fikih dan Kaidah Fiqhiyah. Selain itu ilmu pendukung lainnya yang perlu dipelajari oleh umat Islam adala...

Sistem Ekonomi Islam: Neraca dan Timbangan Pasar Madinah Masa Rasul

Gambar
Salah satu bidang yang cukup penting pada masa setelah hijrah ke Madinah adalah perekonomian. Waktu itu di madinah telah ada pasar Bani Qainuqa yang dikuasai kaum Yahudi. Kemudian Nabi membuat pasar sendiri di sebuah tempat bernama Bagi Al-Zubair. Pasar terus tumbuh dan berkembang dengan sistem ekonomi Islam. Sebagai proses transaksi jual beli kala itu di Madinah menggunakan takaran. Hal ini berkaitan dengan kawasan madinah yang merupakan daerah pertanian dan penghasil kurma. Sedangkan di Makkah menggunakan neraca. Ada 10 neraca yang digunakan saat itu:  Dirham 1 sawda' wafiyah = 8 daniq 1 thabariyyah 'ithq = 4 daniq 1 Dirham makkah = 6 daniq  Dinar mitsqal 1 daniq = 8 biji gandum 1 qirath = 3 biji gandum 1 uqiyah = 40 dirham 1 nasy = 1/2 uqiyah 1 nawah = 5 dirham 1 rithl = 128 dirham takaran dan 4/7 dirham  qinthar = 1200 uqiyah Ada 5 macam takaran yang digunakan: 1 mud = makanan sepenuh dua telapak tangan laki-laki standar yang bila dineracakan senilai 1 1/3 rithl. 1...